The Studio
SaaS delivery layer untuk vendor kreatif

The Studio

Ubah Google Drive yang biasa menjadi pengalaman gallery client yang branded, expiry-aware, dan siap dipresentasikan sebagai layanan premium.

Paste link folder Drive. Kalau belum masuk, kamu akan diarahkan ke login dulu.

Kenapa sekarang

Delivery kreatif butuh wajah yang lebih serius

Banyak studio sudah punya workflow produksi yang cepat, tapi momen handoff ke client masih terasa seperti link folder biasa. The Studio mengisi jarak itu tanpa memaksa tim mengganti storage.

Drive sudah dipakai, tapi delivery belum terasa premium

Vendor kreatif nyaman upload ke Google Drive, sementara client butuh tampilan yang lebih rapi, branded, dan mudah dibagikan.

Akses client sering dikelola manual

Tanggal expired, folder lama, dan cleanup project mudah tercecer saat volume client mulai naik.

Client ingin cepat ambil file tanpa tanya ulang

Gallery perlu memberi konteks, thumbnail, link folder, dan batas akses dengan jelas sejak halaman pertama dibuka.

Tawaran partner

Partner mendapat delivery layer, bukan storage baru

The Studio duduk di atas workflow yang sudah ada: Drive untuk file asli, Supabase untuk metadata, dan dashboard vendor untuk publish, expiry, sync, serta cleanup.

Cocok untuk studio foto, wedding vendor, creative agency, editor video, dan production house.
Tidak memaksa partner pindah storage dari Google Drive.
Model MVP zero-cost: metadata di Supabase, file asli tetap di Drive.
Mudah dijadikan white-label delivery layer untuk paket layanan kreatif.
Cuplikan dashboard

Semua kontrol partner dalam satu meja kerja

Drive
Connected
Files
128 synced
Expiry
Auto cleanup
Contoh delivery client

Tampilan yang diterima client vendor

Ini placeholder visual untuk membantu partner membayangkan hasil akhirnya. Nanti area ini bisa diganti screenshot real dari gallery client saat aset sudah siap.

Mobile first

Client biasanya buka dari chat

Preview mobile dibuat dominan karena link gallery paling sering dibuka dari WhatsApp, DM, atau email di ponsel client.

Placeholder screenshot mobile gallery client The Studio
Desktop companion

Tetap rapi saat dibuka di layar besar

client-gallery.preview
Placeholder screenshot desktop gallery client The Studio
Brand vendor tampil lebih niat daripada folder polos.
Expiry dan jumlah file terlihat jelas sejak awal.
Thumbnail membantu client mengenali isi project lebih cepat.
Alur operasional

Dari folder kerja ke gallery client

Flow sengaja pendek agar partner bisa mengadopsi The Studio sebagai layer tambahan, bukan migrasi besar yang mengganggu tim produksi.

01

Buat project dari folder Drive

Vendor cukup daftar folder project; metadata langsung disinkronkan ke dashboard The Studio.

02

Sync setelah upload baru

Foto dan video tetap di Drive. The Studio membaca metadata untuk menyusun gallery client.

03

Publish branded gallery

Client membuka link gallery dengan expiry, thumbnail, dan jalur download yang jelas.

04

Cleanup saat akses berakhir

Saat expired, akses client ditutup dari aplikasi dan cleanup Drive dicoba lewat token owner akun Drive terkait.

Siap dibawa ke partner

Bawa The Studio ke vendor kreatif yang ingin terlihat lebih premium tanpa operasi yang berat.

Cocok sebagai add-on layanan, portal delivery client, atau MVP white-label untuk partner yang sudah punya jaringan studio dan ingin meningkatkan pengalaman post-project.